Seiring perkembangan zaman, maka tuntutan pun semakin tinggi. Mulai dari tuntutan gaji, tuntutan pekerjaan, dan sebagainya. Pekerjaan semakin sulit untuk di dapatkan. Sehingga, banyak orang yang memutuskan untuk berwirausaha. Kini, pekerjaan sebagai pengusaha kian diminati dan mulai bergengsi.

Tapi, tahukah anda apa pekerjaan yang paling berprospek mulai tahun 2011-2015?

Prospek kerja saya bagi menjadi 2 kategori yaitu Sudut Pandang  Perusahaan, dan Sudut Pandang Kewirausahaan.

PROSPEK KERJA BERDASARKAN SUDUT PANDANG PERUSAHAAN

1. TEKNOLOGI PANGAN

Negara-negara berkembang (khususnya asia tenggara), semakin banyak yang berorientasi pada pasar industri. China mengembangkan industri pakaian. Thailand mengembangkan insutri pariwisata. Dan, indonesia mengembangkan industri rupa-rupa (mulai dari otomotif hingga makanan).

Industri makanan.

Anda tahu rantai makanan? Ya, itulah pelajaran yang anda dapatkan sewaktu di bangku SD. Rantai makanan tak hanya berlaku bagi hewan, namun juga manusia. Industri makanan tak akan mati. Setiap orang butuh makanan. Ini menjadi dasar pendirian industri makanan. Setiap tahunnya perusahaan membutuhkan ribuan tenaga kerja untuk industri ini. Nah, salah satunya adalah fresh graduate sarjana teknologi pangan (selain teknik manufaktur, maupun teknik kimia).

Kampus yang memiliki jurusan ini diantaranya adalah:

Jabodetabek : IPB, Universitas Sahid, UPH, Swiss German University.

Bandung : Unpad, Unpas.

Semarang : Unika Soegijapranata.

Surabaya : UPN Jatim, Unika Widya Mandala.

2. SISTEM INFORMASI

Sekarang adalah era digital, dimana setiap informasi begitu penting dan berharga. Perusahaan-perusahaan memang selalu membutuhkan teknologi informasi agar up-to-date. Tah heran pada tahun 2005-2006, Teknik Informatika begitu populer dikalangan lulusan SMA. Mereka berbondong-bondong mendaftar di jurusan TI. Mulai dari PTN (ITB, ITS) sampai ke PTS (Binus, Gunadarma).

Namun kini TI tak lagi sepopuler dulu. Karena lulusan TI sudah semakin banyak. Universitas yang membuka program studi TI pun juga semakin banyak. Sementara lapangan kerja hanya membutuhkan beberapa orang saja.

SI lah yang menjadi penggantinya. Ya, Sistem Informasi.

SI mempelajari dengan arus informasi yang mengalir dalam sebuah sistem (baik di perusahaan maupun organisasi non-profit). SI dari dulu memang sudah dibutuhkan, namun baru populer mulai tahun 2008. Malah tahun 2010, SI mulai kebanjiran peminat. Akan tetapi SI tidak gampang meredup seperti TI, karena SI memiliki spesialisasi tertentu, misalnya Sistem Informasi Manajemen, Sistem Informasi Akuntansi, Sistem Informasi Hukum, dan sebagainya.

3. MANAJEMEN BISNIS & MANAJEMEN BISNIS

Sarjana manajemen bisnis. Inilah kata-kata yang kita sering temukan 2 tahun terakhir. Universitas berlomba-lomba membuka “program studi bisnis”, dengan motto “enterpreneurship”.¬† Bisnis bak jadi kacang goreng dalam pendidikan.¬† Pendidikan pun menjadi kacang goreng bagi bisnis.

Para perusahaan pun juga tak tinggal diam. Mereka membuat daftar nama universitas yang menjadi buruan mereka. Tak ayal lagi nama-nama tenar seperti Prasetiya Mulya atau SBM-ITB pun jadi incaran HRD.

Sementara itu program Magistem Manajemen (MM) juga menjadi daya tarik bagi para karyawan (terutama bagi yang ingin dipromosikan naik jabatan). MM yang paling tinggi peminatnya adalah Manajemen Strategi. MM ini selalu dibutuhkan perusahaan, baik perusahaan biasa apalagi yang multinasional. Jadi, seandainya anda berminat mengambil MM, jangan kaget apabila anda harus merogoh Rp 60-100 juta selama 4 semester.

Kampus yang memiliki jurusan S1 manajemen bisnis adalah:

Jabodetabek : PPM School of Management, Prasetiya Mulya, President University, Swiss German University, SBM-ITB Jakarta.

Bandung : SBM-ITB.

Semarang : Universitas Ma Chung.

Yogyakarta : Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).

Surabaya : Univ. Ciputra, Univ. Kristen Petra.

Kampus yang memiliki jurusan S2 manajemen strategi:

Jabodetabek : UI, UGM Jakarta, PPM School of Management, Prasetiya Mulya, SBM-ITB Jakarta.

Bandung : SBM-ITB.

Yogyakarta : UGM.

PROSPEK KERJA BERDASARKAN SUDUT PANDANG KEWIRAUSAHAAN

1. PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Memang tak bisa dipungkiri bahwa ilmu medis selalu mendatangkan keuntungan besar. Wajar saja bisa dibilang begitu. Untuk mencetak seorang dokter gigi dibutuhkan biaya Rp 75-300 juta (75 juta untuk PTN dan 300 juta untuk PTS).

Keuntungan yang didapat seorang dokter gigi umum sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari dokter umum. Untuk pemeriksaan kesehatan gigi umum saja, dokter gigi dapat meraup minimal Rp 100.000/pasien. Untuk penambalan gigi + pembersihan karang gigi + perawatan gigi, dokter gigi mendapat kurang lebih Rp 300.000 /pasien (bahkan lebih, tergantung tempat praktek). Inilah yang membuat animo calon mahasiswa kedokteran gigi tetap laris manis setiap tahun.

2. PENDIDIKAN DOKTER

Sebelum tahun 2005, pendidikan dokter jadi primadona. Orang tua calon mahasiswa sibuk mendaftarakan anaknya di fakultas kedokteran. Setelah lulusan ujian nasional, sang anak belajar mati-matian agar lulus SNMPTN. Tak dapat UI, Uncen (Papua) pun jadi. Sungguh ironis memang. Sekolah kedokteran malah jadi obralan bisnis pendidikan zaman sekarang.

Namun mulai 2006 hingga 2010, gemerlap studi pendidikan dokter mulai meredup. Peminatnya tak sedahsyat dulu. Terkalahkan oleh Pendidikan Dokter Gigi. Tapi pendidikan dokter tetap menjadi ladang bisnis yang subur apabila melanjutkan pendidikan ke program spesialis.

Segala sesuatu yang manis harus berawal pahit, layaknya metamorfosis. Sekolah kedokteran sangat sangat teramat mahal. Biaya yang dikeluarkan untuk mencetak satu orang dokter umum kurang lebih Rp 100-500 juta (100 juta untuk PTN dan 500 juta untuk PTS). Jika ditambah dengan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) biayanya berkisar antara Rp 80-120 juta selama 4-5 tahun. maka total biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp 180-620 juta dalam kurun waktu 10-12 tahun. Angka yang fantastis!

Oleh karena itu anda tak perlu heran jika ada dokter spesialis yang memiliki pendapatan Rp 75-300 juta/bulan. THIS IS THE FACT!

About Raffreds

Open the eyes of the world, Creating the impossible, Inspiring many people.
This entry was posted in University & College. Bookmark the permalink.

19 Responses

  1. putri says:

    tulisan yang bermutu.
    izin pantau :D

  2. Tyo Marius says:

    Bukannya, perusahaan lebih banyak membutuhkann lulusan TI dari jurusan Teknik sperti teknik informatika ya?
    Justru Sistem Informasi hanya nama lain dari profesi akuntan, dan SI hanya berkutat dalam management tidak untuk membuat program sendiri..

    • pd_sagitta says:

      Teknik Informatika saat ini lulusannya sudah membludak (beda pada tahun 1990-an dimana lulusan IT begitu langka di perusahaan). SI berbeda dengan akuntan. Akuntan memang menggunakan SI, namun SI dibagi 2: SIM (Sistem Informasi Manajemen), dan SIA (Sistem Informasi Akuntansi). Akuntan dominan menggunakan SIA. Sementara SI dipakai oleh para manajer. Oleh karena itu SI sangat penting di perusahaan (SI kan dibuat oleh anak IT).

  3. onank says:

    aslmkm..mw tanya… kalau prospek lulusan teknik elektro_ITB atau telekomunikasi bagaimana ya..??? apakah menjamin..??? trimakasih

    • pd_sagitta says:

      walaikumsalam…ITB lulusannya sudah “branded” kok “teknik”nya, jadi prospek kerja biasanya cerah. Kalau teknik telekomunikasi masih STT Telkom (IT Telkom) yang megang di Indonesia. Terima kasih atas pertanyaannya.

  4. dodik says:

    aq pengen sekali jadi pengusaha. .
    q sma kls 3 IPA. .
    jurusan yg cocok untuk jadi pengusaha apa ya?
    trima kasih. .

    • pd_sagitta says:

      Sebenarnya semua jurusan bisa dijadikan jadi peluang usaha, baik itu jurusan IPA (kedokteran, farmasi, keperawatan, teknik, dll), maupun IPS (ekonomi, hukum, ilmu komunikasi, dll). Namun rata-rata orang memilih fakultas ekonomi sebagai “batu loncatan” memperdalam ilmu bisnis. Jika kamu berminat, silahkan masuk fakultas ekonomi baik itu jurusan manajemen, akuntansi, maupun ilmu ekonomi.

  5. fas says:

    maaf mau tanya… emangnya lulusan sistem informasi langsung bisa jadi manager setelah lulus??? omong kosong deh kayaknya… mana mungkin fresh graduate bs langsung jadi manager..??? trus SI juga ga fokus ke arah mana… kalopun dibutuhkan paling2 juga hanya 1 atau 2 orang aja di perusahaan…

  6. dini says:

    saya anak farmasi niih..
    apakah apoteker juga mndapatkan posisi pada prospek kerja yg menghasilkan uang yg banyak?

    • Raffreds Northman says:

      prospek kerja disini adalah bidang pekerjaan yang “diprediksi akan menjadi tren tahun berikutnya”. Namun bukan berarti pekerjaan yang tidak tren tidak akan menghasilkan uang, sebab semua pekerjaan pasti mendatangkan uang.

  7. sisca says:

    mau tanya, kenapa msh sedikit universitas yg mengadakan jurusan tekhnologi pangan ?apa prospek kerjanya krang menjanjikan ?

    • Raffreds Northman says:

      Teknologi pangan sepertinya akan jadi trend dalam beberapa tahun ke depan. Ini dikarenakan industri makanan di Indonesia semakin meningkat pesat. Namun tidak sebanyak perguruan tinggi yang menyediakan program studi teknologi pangan, seperti; USU (Medan), Swiss German University/SGU (Tangerang), IPB (Bogor), Unpad (Bandung), Unpas (Bandung), UGM (Yogya), Unika Soegijapranata (Semarang), UMM (Malang), dll.

  8. muhtar says:

    saya tahun depan mau daftr di upn jatim..
    tapii saya masih bingung mau ambil jurusan yg mana..
    akutansi atau teknik pangan..

    sumpah bingung saya.

    tolong bantuin.

  9. jody says:

    assalamualaikum ,,
    saya anak kelas 3 ipa .
    Saya pengen masuk manajemen bisnis,, nah itu prospek kerja nya gmna mas ? Soalnya skr lulusan ekonomi yg nganggur bnyk bngt , nd ekonomi itu saingany bnyk .
    Klo universitas jurs ekonomi yg sudah pasti di buru oleh perusahaan” itu univ apa ya d indonesia ini ..
    Klo di bandingin itb sm

  10. jody says:

    Maksud saya sarjana manajemen bisnis bukan ekonomi ..
    Itu prospek kerja nya gmn ?
    Trus univ yg pnya conecting sm prusahaan” biar lulus lngsung kerja tu universitas mna ya ?

  11. anisa marina says:

    askum.
    saya siswi kelas 3 sma, dan saya tertarik sekali dengan jurusan teknologi pangan.
    inikan prospek untuk 2011-2015, nah menurut anda apakah saat saya menjadi sarjana tek.pangan masih banyak yang membutuhkannya? trims. :)

  12. anisa marina says:

    oh iya, kalau jurusan bio kimia menurut anda bagaimana??

  13. listyaa says:

    ijin copaste yaa…sumber tercatat ko ^^

  14. yosy says:

    blog nya keren.. ^.^
    kak, aku mau tanya ni.. kalo teknik industri sama teknologi pangan, yang mana prospek kerjanya lebih cerah ya?
    sama aku mau tanya teknologi pangan itu belajar tentang apa yaa ?
    trims sebelumnya.. :)

Leave a Reply

  • Raffreds Northman

  • 8 Universitas Termahal Di Indonesia Tahun 2011

  • Select Categories

  • Blogroll

  • Latest Tweets

  • November 2013

    February 2011
    M T W T F S S
    « Jan   Mar »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28  
  • Quote

    Discipline, Focus, and Patience
  • Visitors Today

    1,871
    Unique
    Visitors
    Google Analytics

Browse by Topic